Abstrak
Inovasi menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan
peningkatan daya saing. Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu wilayah dengan
aktivitas inovasi yang tinggi, yang ditunjukkan oleh banyaknya produk inovatif
yang dihasilkan oleh perguruan tinggi, pelaku industri, komunitas inovator, hingga
perangkat daerah. Meskipun demikian, sebagian besar inovasi tersebut belum
mampu terserap pasar secara optimal. Tidak adanya pembeli, keterbatasan akses
industri, dan minimnya jejaring bisnis menjadi hambatan utama yang menyebabkan
banyak produk inovatif berhenti pada tahap prototipe dan tidak berlanjut menuju
komersialisasi.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi ekosistem inovasi di Jawa
Timur, mengidentifikasi hambatan hilirisasi produk inovasi, serta mengevaluasi
peran BRIDA Jawa Timur dalam mengatasi kesenjangan antara penawaran inovasi
dan kebutuhan pasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui
wawancara mendalam, telaah dokumen, serta observasi kegiatan temu bisnis yang
diselenggarakan oleh BRIDA. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik
untuk menggali pola-pola permasalahan dan intervensi yang dilakukan pemangku
kepentingan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya aktivitas inovasi belum diiringi
dengan kesiapan pasar yang memadai. Hambatan utama meliputi keterbatasan
informasi pasar, rendahnya akses inovator terhadap pembeli dan mitra industri,
kurang optimalnya pendanaan inovasi, serta lemahnya kolaborasi quadruple helix.
Analisis juga menunjukkan bahwa kegiatan temu bisnis yang difasilitasi BRIDA
menjadi salah satu upaya strategis untuk menjembatani inovator dengan sektor
pengguna, membuka peluang kerja sama komersial, serta mempercepat hilirisasi
inovasi.
Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa ekosistem inovasi Jawa
Timur memiliki potensi besar, tetapi membutuhkan penguatan mekanisme
intermediasi inovasi serta perluasan jejaring pasar. Peran BRIDA sebagai lembaga
penghubung semakin penting untuk memastikan inovasi daerah dapat dimanfaatkan dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan ekonomi dan kesejahteraan
masyarakat.