Abstrak
Terdapat beraneka macam pemaknaan tentang apa dan bagaimana pendidikan
politik. Istilah pendidikan politik dalam Bahasa Inggris sering disamakan dengan
istilah political socialization. Istilah political socialization jika diartikan secara
harfiah ke dalam bahasa Indonesia akan bermakna sosialisasi politik. Oleh
karena itu, dengan menggunakan istilah political socialization banyak yang
mensinonimkan istilah pendidikan politik dengan istilah sosialisasi politik, karena
keduanya memiliki makna yang hampir sama. Dengan kata lain, sosialisasi politik
adalah pendidikan politik dalam arti sempit. Oleh karena itu dalam memberikan
pengertian tentang pendidikan politik harus dijelaskan terlebih dahulu mengenai
sosialisasi politik.
Setelah melakukan analisis, maka dapat disimpulkan bahwa: 1) Pemahaman
mengenai materi pendidikan politik yang sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri
Nomor 36 Tahun 2010 masih terbatas pada beberapa hal yang berkaitan dengan
hak politik, kewajiban politik, dan makna demokrasi; 2) Informasi dan/atau
pengetahuan yang membentuk kesadaran para pemilih pemula; 3) Kesadaran
pemilih pemula terhadap partisipasi politik relatif tinggi, 4) Penerapan model verbal
pelaksanaan pendidikan politik, yaitu : (a) dengan memasukkan Mata Pelajaran
Pendidikan Politik sebagai Mata Pelajaran Wajib; (b) metode dengan ceramah dan
simulai; (c) materi disusun dalam bentuk modul dengan contoh terapan; (d) target
sasaran Pendidikan Politik adalah pelajar pada jenjang pendidikan SMTA dan/atau
sederajat; (e) pemateri merupakan sebuah tim yang telah dilatih dan mampu
memaparkan materi dengan baik; (f) dilengkapi sarana dan prasarana yang
memadai; (g) waktu pendidikan politik adalah pada tahun pertama seorang anak
menempuh jenjang pendidikan SMTA sederajat.